UTAMA
Indeks
Budaya

Sembilan Amalan Sunnah Jumat untuk Muslim di Surakarta

Amalan sunnah Jumat menjadi rujukan banyak Muslim di Surakarta setiap pekan. Hari yang dimuliakan itu diisi rangkaian anjuran yang ringan dikerjakan, namun bernilai besar bila dilakukan dengan niat yang benar. Mulai dari membersihkan diri hingga membaca surat tertentu, kebiasaan ini sudah lama melekat di lingkungan masjid dan keluarga Solo.

Portal Kabar Solo merangkum sembilan amalan yang sering disebut dalam tuntunan sunnah. Tujuannya agar pembaca dapat menata persiapan sejak pagi, tanpa terburu-buru menjelang salat berjamaah. Uraian berikut disusun secara tematik agar mudah diikuti.

Persiapan kebersihan dan penampilan

Mandi sunnah Jumat menjadi langkah awal yang paling dianjurkan. Mandi dilakukan sebelum berangkat ke masjid agar badan segar dan siap berdiri lama dalam salat. Di kawasan padat seperti Laweyan, Serengan, atau Jebres, banyak jamaah yang menyempatkan mandi pagi agar tidak tergesa saat azan berkumandang.

Setelah mandi, memakai pakaian yang bersih dan layak adalah sunnah berikutnya. Bukan berarti harus mahal; yang penting rapi, menutup aurat, dan pantas untuk rumah ibadah. Menambah wangi-wangian yang tidak berlebihan juga dianjurkan bagi laki-laki, dengan tetap menjaga agar aroma tidak mengganggu jamaah lain di shaf.

Bersiwak atau membersihkan mulut melengkapi persiapan diri. Kebiasaan sederhana ini membuat napas lebih nyaman saat berzikir dan berbicara pelan di masjid. Memotong kuku serta merapikan penampilan ikut memperkuat adab menghadap salat Jumat.

Datang lebih awal dan mengisi waktu di masjid

Sunnah berikutnya adalah berangkat ke masjid lebih awal. Jamaah yang datang pagi berpeluang mendapat shaf depan dan suasana lebih tenang sebelum khatib naik mimbar. Di sejumlah masjid besar Surakarta, jamaah setempat biasa tiba jauh sebelum waktu salat agar bisa salat sunnah dan membaca Al-Qur’an tanpa tergesa.

Sesampai di masjid, menunaikan salat tahiyatul masjid menjadi amalan yang dianjurkan bila kondisi memungkinkan. Setelah itu, menunggu khutbah dengan tenang lebih utama daripada bercakap-cakap. Sikap ini menjaga kekhusyukan ruang salat sekaligus menghormati jamaah lain yang sedang beribadah.

Adab mendengarkan khutbah dan memperbanyak selawat

Ketika khatib menyampaikan khutbah, diam dan menyimak adalah bagian penting dari adab Jumat. Berbicara saat khutbah berlangsung dihindari karena dapat mengurangi keutamaan ibadah. Jamaah dianjurkan menundukkan pandangan, tidak memainkan gawai, dan fokus pada nasihat yang disampaikan.

Memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam juga sangat dianjurkan sepanjang hari Jumat. Amalan ini bisa dilakukan di perjalanan, di rumah, atau di sela aktivitas ringan sebelum salat. Banyak keluarga di Solo menjadikan pagi hingga sore Jumat sebagai waktu untuk memperbanyak zikir dan selawat bersama.

Membaca surat Al-Kahfi dan menutup hari dengan kebaikan

Membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat menjadi sunnah yang paling sering diingat. Sebagian membaca seluruh surat; sebagian lain menyelesaikan beberapa halaman sesuai kemampuan. Waktunya fleksibel, bisa pagi hari, sebelum salat, atau seusai ibadah, asalkan masih dalam hari Jumat.

Setelah salat Jumat selesai, amalan tidak serta-merta berhenti. Menyempatkan sedekah, silaturahmi, atau membantu keluarga di rumah tetap bernilai. Bagi pekerja dan pelajar di Surakarta, menyelaraskan jadwal kantor atau sekolah dengan waktu salat membantu menjaga konsistensi tanpa mengorbankan kewajiban lain.

  • Mandi dan merapikan diri sebelum berangkat
  • Memakai pakaian bersih serta wangi-wangian secukupnya
  • Datang awal, salat sunnah, dan menyimak khutbah dengan khusyuk
  • Memperbanyak selawat dan membaca surat Al-Kahfi

Kesembilan amalan di atas saling terkait: kebersihan menopang kenyamanan beribadah, kedatangan awal membuka ruang khusyuk, sedangkan tilawah dan selawat mengisi hari dengan zikir. Tidak semua harus sempurna dalam sehari; yang penting konsisten ditingkatkan pekan demi pekan.

Bagi pembaca Kabar Solo, menata pengingat sederhana di ponsel atau menyepakati jadwal keluarga bisa membantu. Dengan persiapan yang rapi, sunnah hari Jumat terasa lebih ringan dan memberi ketenangan hingga akhir pekan.

Sumber: Antara.