UTAMA
Indeks
Nasional

Pendaftaran Relawan Gempa NTT Dibuka BNPB, Warga Solo Bisa Ikut

Badan Nasional Penanggulangan Bencana membuka jalur bagi masyarakat yang ingin menjadi relawan gempa NTT di wilayah Flores. Pendaftaran digelar secara daring agar koordinasi dan mobilisasi tenaga bantuan lebih tertata. Bagi pembaca di Surakarta yang tergerak membantu, skema ini bisa diikuti tanpa harus datang ke kantor pusat terlebih dahulu.

Informasi itu disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026. Ia menekankan pentingnya kanal tunggal agar penempatan relawan selaras dengan kebutuhan di lapangan.

Jalur pendaftaran daring yang disiapkan BNPB

Relawan yang hendak terlibat dalam penanganan dampak gempa di Nusa Tenggara Timur diminta mendaftar lewat Desk Relawan. Aksesnya tersedia di laman katalogketangguhan.bnpb.go.id/desk-relawan. Menurut Berton, skema daring memudahkan pemantauan kesiapan personel sebelum dikerahkan ke daerah terdampak.

Pendekatan terpusat ini juga dimaksudkan mengurangi tumpang tindih bantuan. Dengan data terhimpun di satu sistem, posko daerah diharapkan lebih cepat menyesuaikan jenis keahlian yang benar-benar dibutuhkan, mulai dari logistik, kesehatan, hingga dukungan pengungsian.

Dashboard digital pantau penanganan bencana

Selain kanal relawan, BNPB menyiapkan dashboard digital terpadu. Perangkat itu dipakai memantau pembaruan data, alur distribusi bantuan, serta kondisi mutakhir di lokasi terdampak. Ringkasnya, pejabat dan posko bisa melihat perkembangan penanganan tanpa menunggu rekap manual yang lambat.

Sistem serupa membantu menyamakan angka di tingkat nasional dan daerah. Ketika laporan harian masuk, dashboard menjadi rujukan bersama sehingga keputusan penyaluran bantuan tidak bertumpu pada informasi sporadis di media sosial.

Data korban dan kerusakan per 21 Agustus 2026

Hingga Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB, BNPB mencatat 83 orang meninggal dunia. Angka itu naik delapan jiwa dibanding pencatatan sebelumnya. Berton menjelaskan tambahan tersebut terkait dampak tidak langsung bencana: dua orang di Kabupaten Manggarai, dua di Manggarai Timur, tiga di Nagekeo, dan satu di Ngada.

Korban luka-luka tercatat 986 jiwa, sementara warga yang mengungsi mencapai 110.785 orang. Kerusakan rumah diputakhirkan menjadi 44.946 unit, terdiri atas 17.176 rusak berat, 9.758 rusak sedang, dan 18.013 rusak ringan. Kerusakan berat tertinggi ada di Manggarai Timur (5.962 unit), disusul Manggarai (3.146 unit) dan Manggarai Barat (3.050 unit).

  • Meninggal: 83 jiwa
  • Luka-luka: 986 jiwa
  • Mengungsi: 110.785 jiwa
  • Rumah terdampak: 44.946 unit

Pendataan harian dan imbauan informasi

Posko di tiap daerah terdampak diminta terus memperbarui data kerusakan rumah setiap hari. Pendataan dilakukan berbasis nama dan alamat agar skema bantuan pemulihan tepat sasaran. Langkah ini penting agar penyaluran dukungan perbaikan hunian tidak meleset dari keluarga yang benar-benar terdampak.

BNPB juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menerima dan menyebarkan kabar pascabencana, terutama yang beredar di media sosial. Verifikasi ke sumber resmi dinilai lebih aman daripada meneruskan unggahan yang belum jelas kebenarannya.

Bagi warga Solo dan sekitarnya yang ingin berkontribusi sebagai tenaga sukarela, mengikuti desk relawan daring merupakan pintu resmi yang diumumkan pemerintah. Pastikan data diri lengkap saat mendaftar dan ikuti arahan penempatan dari BNPB agar bantuan benar-benar selaras dengan kebutuhan di Flores, NTT.

Sumber: Liputan6.

Tag: relawan gempa NTT, BNPB, gempa Flores, pendaftaran relawan, Nusa Tenggara Timur, bencana alam, warga Solo, dashboard BNPB