Kabar duka datang dari keluarga artis Thalita Latief. Ayah Thalita Latief, Riki Isman, meninggal dunia pada Rabu, 9 September 2026, di usia 67 tahun setelah menjalani pengobatan komplikasi jantung yang panjang. Kabar ini juga menyentuh pembaca di Solo dan Jawa Tengah yang kerap menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit jantung.
Kepergian Riki Isman bukan peristiwa mendadak. Menurut Thalita, sang ayah sudah lama hidup dengan penyakit jantung dan akhirnya harus menempuh tindakan bedah berisiko tinggi. Operasi yang dijalani adalah bypass Bentall, salah satu prosedur bedah jantung yang tergolong paling sulit.
Keputusan berobat ke Padang atas permintaan almarhum
Operasi dilakukan di Padang, Sumatera Barat, bukan di Jakarta. Pilihan lokasi itu sesuai permintaan Riki Isman yang ingin ditangani tim dokter di sana. Keluarga mendukung penuh keputusan tersebut dan mendampingi proses pengobatan hingga akhir.
Thalita Latief menegaskan bahwa keluarga memang mengantar sang ayah berobat. Ia menjelaskan bahwa penyakit jantung sudah diderita lama, namun kondisi kali ini menuntut tindakan bypass Bentall yang menantang secara medis.
Pernyataan Thalita di pemakaman Jeruk Purut
Pada Kamis, 10 September 2026, Thalita hadir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, tempat jenazah sang ayah dimakamkan. Di lokasi itu ia membuka soal perjalanan medis almarhum kepada media.
“Kita emang nganterin dia berobat. Sebenarnya dia udah lama sakit jantung, cuman kali ini harus bypass Bentall jantung. Operasi yang cukup sulit, termasuk operasi bedah yang paling sulit kalau masalah penyakit jantung,” ujar Thalita di TPU Jeruk Purut.
Suasana pemakaman berlangsung haru. Kehadiran keluarga dan kerabat menegaskan bahwa proses perpisahan ini datang setelah perjuangan panjang, bukan kejutan tanpa persiapan emosional.
Apa itu operasi bypass Bentall
Bypass Bentall merupakan prosedur bedah kompleks pada akar aorta dan katup aorta, sering dikombinasikan dengan rekonstruksi pembuluh darah besar. Tindakan ini biasanya dipilih saat kerusakan struktur jantung sudah lanjut dan memerlukan koreksi menyeluruh.
Risiko prosedur memang tinggi karena melibatkan area vital dan waktu operasi yang relatif panjang. Itulah sebabnya Thalita menyebutnya sebagai salah satu bedah tersulit terkait penyakit jantung. Keputusan keluarga untuk tetap melanjutkan tindakan mencerminkan harapan terakhir memperbaiki kondisi almarhum.
Pesan kewaspadaan jantung bagi warga Solo dan sekitarnya
Meskipun peristiwa ini berpusat di Jakarta dan Padang, isu penyakit jantung relevan bagi masyarakat Surakarta dan Jawa Tengah. Pola makan, stres, dan kurangnya pemeriksaan rutin sering membuat komplikasi baru terdeteksi saat sudah parah.
Pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, serta konsultasi dini ke fasilitas kesehatan setempat bisa membantu menekan risiko. Kisah Riki Isman menjadi pengingat bahwa usia 60-an tetap rentan, dan keputusan medis besar sering kali datang setelah bertahun-tahun bergulat dengan gejala.
- Periksakan jantung secara berkala, terutama jika ada riwayat keluarga.
- Jangan menunda penanganan saat muncul sesak, nyeri dada, atau mudah lelah.
- Diskusikan opsi rujukan dengan dokter sebelum memilih lokasi operasi.
Thalita Latief dan keluarga kini menempuh masa berkabung setelah mendampingi Riki Isman hingga akhir hayat. Doa dan belasungkawa mengalir dari kerabat serta penggemar yang turut merasakan duka tersebut. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Sumber: Sindo News.
