Peringatan hari ulang tahun Satuan Polisi Pamong Praja menjadi momen Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan standar kerja Satpol PP Jakarta. Di hadapan jajaran petugas, ia menekankan pentingnya ketegasan yang dibarengi sikap humanis agar wajah ibu kota tetap tertib tanpa kehilangan empati publik.
Pesan itu disampaikan saat peringatan HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat atau Satlinmas di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 September 2026. Bagi pembaca di Surakarta dan sekitarnya, arahan serupa relevan sebagai cerminan bagaimana aparat ketertiban daerah menata ruang publik tanpa menimbulkan gesekan berlebihan.
Kelakar menahan emosi di garda terdepan
Pramono mengakui anggota Satpol PP juga manusia biasa yang bisa marah atau tersinggung oleh hal kecil. Karena posisi mereka berada di garis depan penjaga ketertiban ibu kota, ia meminta mereka mampu menahan diri.
Dengan nada guyonan, gubernur bahkan menyarankan petugas belajar mengendalikan emosi darinya. Ia menuturkan sering tetap tersenyum meski menghadapi situasi yang tidak sesuai harapan, sambil tetap mengambil keputusan yang diperlukan demi kepentingan publik.
Humanis bukan berarti kehilangan wibawa
Sikap ramah, menurut Pramono, tidak boleh mengorbankan ketegasan, ketertiban, dan kewibawaan. Ia yakin jika petugas mampu menampilkan wajah yang lebih humanis namun tetap tegas dan tertib, citra Jakarta secara keseluruhan akan berubah ke arah yang lebih baik.
Pendekatan itu diposisikan sebagai bekal operasional sehari-hari, bukan sekadar seruan seremonial. Satpol PP diminta menjaga aturan sambil memahami dinamika masyarakat di lapangan.
Contoh penertiban Pak Ogah dan abu vulkanik
Sebagai ilustrasi, Pramono menyinggung penertiban aktivitas pak ogah di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Setelah area tersebut ditata, banyak pihak justru bertanya mengapa ketertiban semacam itu tidak dilakukan lebih awal.
Ia juga mengapresiasi respons cepat Satpol PP saat sebaran abu vulkanik dari Anak Gunung Krakatau mengganggu Car Free Day. Kegiatan yang biasanya berakhir pukul 10.00 WIB dipercepat selesai pukul 09.00 WIB setelah ada laporan kondisi dari Dinas Perhubungan, sehingga risiko terhadap warga dapat ditekan.
- Penertiban pak ogah di HR Rasuna Said sebagai contoh penataan kawasan.
- Pengakhiran dini CFD karena abu vulkanik demi keselamatan pengunjung.
- Kombinasi ketegasan aturan dan kepekaan situasi di lapangan.
Makna arahan ini bagi tata kota daerah
Meskipun peristiwa berlangsung di Jakarta, pola komunikasi antara kepala daerah dan aparat ketertiban sering menjadi rujukan praktik di kota lain, termasuk kawasan Solo Raya. Masyarakat Surakarta terbiasa menilai kinerja penertiban dari sisi kerapian ruang publik sekaligus cara petugas berinteraksi dengan warga dan pelaku usaha kecil.
Pramono berharap pendekatan tegas-humanis terus dijaga agar tugas Satpol PP tidak hanya menegakkan peraturan, tetapi juga membangun kepercayaan. Dengan begitu, ketertiban tidak terasa sebagai tekanan semata, melainkan bagian dari pelayanan publik yang dapat diterima lebih luas.
Secara ringkas, peringatan HUT Satpol PP dan Satlinmas dipakai gubernur untuk menanamkan disiplin emosional, ketegasan bersyarat empati, serta contoh lapangan yang sudah berjalan. Standar itu yang ia ingin pertahankan ke depan agar wajah ibu kota semakin tertib dan berwibawa.
Sumber: Liputan6.
